Pohon Natal Tiba di Gedung Putih AS, Tradisi di Tengah Pandemi dan Konflik Transisi Pemerintahan


Melania Trump menyongsong pohon Natal Gedung Putih 2020 pada Senin sore, meneruskan adat yang sudah lama digenggam bahkan juga saat wabah virus corona menjalar dan saat rintangan pilpres Donald Trump tidak teratasi.

taruhan bola basket berita terbaru tentang taruhan judi bola online

Pohon tahun ini ialah cemara Fraser setinggi 18 dan 1/2 kaki, berawal dari Pohon Dan dan Bryan, punya Dan dan Anne Taylor, di Virginia Barat.


Mencuplik CNN, Selasa (24/11/2020), satu band militer mainkan medley semarak "O Pohon Natal", "O Come, All Ye Faithful," dan "Hark, the Herald Angels Sing," waktu ibu negara Melania Trump yang terlihat tidak kenakan masker tampil dari Gedung Putih untuk menyongsong kereta kuda dengan pohon di Portico Utara.


Tidak seperti kehadiran beberapa tahun awalnya, dua kusir dan pawang gerbong kereta itu terlihat kenakan masker.


Ibu negara berfoto untuk berpose dengan beberapa petani pohon, yang awalannya kenakan masker tapi melepaskannya untuk berfoto untuk photo tambahan, saat sebelum tawarkan perkataan "Selamat Natal" singkat ke jurnalis dan kembali pada dalam.


Pohon itu pada akhirnya akan diperlihatkan di Blue Room.


Penyeleksian pohon Natal Gedung Putih umumnya adalah proses bersaing yang dipantau oleh Federasi Pohon Natal Nasional, yang sudah sediakan pohon sah semenjak 1966. Tetapi pada penjelasannya, NCTA menyebutkan tidak ada acara penyeleksian resmi tahun ini.


"Keluarga Taylors sudah menyuplai pohon Natal untuk menghias Gedung Putih sepanjang sekian tahun, terkecuali sudah pasti, pohon Ruangan Biru yang dari Grand Champion Grower NCTA," kata NCTA dalam satu pengakuan.


Kehadiran pohon Natal umumnya mengidentifikasi diawalinya perayaan berlibur tahunan Gedung Putih. Saat itu, adat berlibur Gedung Putih yang lain, resmi kalkun oleh Presiden, masih direncanakan berjalan minggu ini.


Ahli kesehatan warga sudah berikan teguran langsung pada musim luruh dan musim dingin ini, mengingatkan jika mereka bisa berperan selaku sarang penebaran virus corona. Disamping itu, Pakar Bedah Umum Jerome Adams, yang bekerja di gugusan pekerjaan virus corona Gedung Putih, secara eksklusif mengingatkan hari Senin jika seluruh orang Amerika - bahkan juga di Gedung Putih - harus mengikut dasar Pusat Pengaturan dan Penjagaan Penyakit AS dan menghindar tatap muka besar sepanjang apa yang dikatakannya "titik jelek" dalam wabah.


Tapi walau beberapa pakar kesehatan warga memvisualisasikan peranan awalnya di Gedung Putih selaku acara yang menyebar luas, beberapa dari acara berlibur Gedung Putih khalayak dan individu tahun ini direncanakan untuk selalu berjalan - walau secara lebih simpel.


Natal tahun ini jadi Natal paling akhir Obama dan keluarga di Gedung Putih


Postingan populer dari blog ini

These were Marushchak’s records of storage locations.

different types of neurotransmitter

meta-analysis combined data