Kunjungi Pasar Johar Semarang, Mendag Borong Daster hingga Telur Asin
Jakarta Menteri Perdagangan (Mendag) RI Zulkifli Hasan mengevaluasi secara langsung beberapa pedagang Pasar Johar, Semarang, Jawa tengah, Sabtu, (7/10/2023).
Kedatangan Mendag di pasar itu langsung disongsong gembira oleh beberapa pedagang yang meminta untuk tiba ke lapak berjualan dan menyaksikan langusung barang dagangannya. King88bet
"Assalamualaikum," kata Zulhas saat sampai di Pasar Johar, Semarang, Sabtu (7/10/2023).
"Bagaimana dagangannya? Laris tidak?" bertanya Zulhas ke salah satunya penjual pakaian.
Penjual itu juga akui dagangannya masih sepi karena ramainya pemasaran online. Ketua Partai Instruksi Nasional (PAN), beli telur asin dari pedagang. Selanjutnya, barang yang dibeli dari pedagang di situ dia bagi ke warga dan pedagang di Pasar Johar. king88bet login alternatif
Curhatan hati Pedagang
Beberapa pedagang yang tokonya didatangi akui ke Mendag jika, dagangannya selalu sepi konsumen. Menyikapi hal itu, Zulhas akui sedang mengurusi dan menuntaskan persoalan itu.
"Tidak di Jakarta, tidak di Semarang, di mana saja ternyata pusat-pusat grosir berjualannya masih cukup sepi, tidak sama beberapa tahun awalnya," jelas Zulhas.
Kunjungi Pasar Johar Semarang, Mendag Borong Daster hingga Telur Asin
Karena itu, pemerintahan lakukan langkah-langkah pengaturan perdagangan, satu diantaranya dengan lakukan pengetatan import lewat Ketentuan Kementerian Perdagangan 31 Tahun 2023 tentang pemberian izin berusaha, advertensi, pembimbingan dan pemantauan aktor usaha dalam perdagangan lewat mekanisme electronic.
Menteri Perdagangan (Mendag) RI Zulkifli Hasan mendatangi Rapat Koordinir (Rapat koordinasi) Tingkat Menteri di Kementerian Koordinator (Kemenko) Sektor Ekonomi untuk Tindak Lanjut Rapat Intern Presiden berkenaan Pengetatan Arus Barang Import, pada Kamis, (5/10/2023).
Selanjutnya, dia menerangkan di pertemuan ini terdapat tiga ulasan penting sama sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Ulasan ini masalah naiknya beberapa barang import yang masuk. Yaitu, ada pembaruan masalah Cross Border diketahui kurang ada pemantauan.
Kita rapat tindak lanjuti instruksi Bapak Presiden berkenaan banjirnya beberapa barang import di luar dan beberapa barang yang masuk secara ilegal. Karena itu, saat rapat barusan kita bahas yang perlu kita benahi, yakni Cross border rupanya pemantauannya kurang," kata Mendag saat dijumpai, Kamis (5/10/2023).
"Karena itu akan disarankan, intinya beberapa barang konsumsi, diberikan ke border. Misalnya produk kecantikan, baju, beberapa obat, beberapa barang customer, electronic. Beberapa ada yang konsumsi seperti, makanan dan sebagainya," tambahnya.